Back StageNews

Nathantania Rilis Single “This Room”, OST Film Pendek “Satu Robot dan Dua Pemiliknya”

Nathania S. Alexandra atau Nathantania, singer-songwriter asal Jakarta ini kembali merilis single baru bertajuk “This Room” setelah sukses meluncurkan  single perdananya di bulan Februari dan proyek kolaborasinya bersama Eky Paratama dan Hendry Santoso di bulan Maret lalu.

Proyeknya kali ini adalah kolaborasi dengan komunitas film di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Fiktif UI. Ya, single yang berjudul “This Room” ini diciptakan sebagai OST (original soundtrack) dari film pendek karya Fiktif UI yang berjudul “Satu Robot dan Dua Pemiliknya.”

Baca Juga: “To Whom It May Concern” Menjadi Debut Single Nathantania

“Satu Robot dan Dua Pemiliknya” bercerita tentang kakak-beradik yang sebenarnya saling sayang, hanya saja gagal memahami maksud satu sama lain. Film pendek ini menceritakan bagaimana perspektifyang berbeda dapat menghancurkan hubungan dua orang dengan tuduhan yang salah jika terus tanpa saling mencoba menjelaskan, memahami, atau mendengar.

Cerita sederhana ini menggema dengan banyak orang karena suasana “sehari-hari” yang dibawakan. Film ini bukan hanya “berantem biasa kakak-adek”, tetapi juga “bukan sekadar beranteman sama kakak/adek.” Ada rasa akrab karena tema “umum” yang dibawakannya, tapi di saat yang sama ada perasaan “pembukaan” terhadap sudut pandang lain yang terasa baru, bahkan menyegarkan.

Lagu “This Room” oleh Nathantania sangat pas dengan narasi yang dibawakan oleh dua peran utama di film ini, dan bahkan dapat berdiri sendiri; menceritakan kembali kisah yang sama di film dengan caranya sendiri. Lagu ini menekankan pada kesalahpahaman antara dua orang yang benar-benar peduli dengan satu sama lain.

Baca Juga: Petevi Kembali Hadir Dengan Single “Satu Langkah Menjadi”

Balada piano yang ditemani dengan vokal emosional oleh Nathantania yang berusaha menjelaskan usaha protagonis untuk membantu dan menyatakan bagaimana sebenarnya mereka peduli dan merasa sakit, walau tidak pernah terlihat begitu.

Penggunaan bunyi music box di awal seolah membawa kita untuk bernostalgia terhadap “kenangan yang pernah ada atau pernah terjadi.”Permainan kata pada lirik sangat memberatkan “bukti” perjuangan dan perasaan sang protagonis yang dilihat secara langsung oleh saksi-saksi bisu, yaitu kamar–serta tembok, meja, cermin, dan pintu yang ada di dalamnya.

Dengarkan “This Room” di sini! https://push.fm/ps/thisroom

GIGS SQUAD

GIGS SQUAD

GIGSCORNER.com adalah media online independen yang mengulas informasi seputar musik dan lifestyle di Indonesia