Back StageNews

Sempat Vacum Selama 2 Tahun, Murder of Chucky Kembali Dengan Karya Terbaru

Murder of Chucky didirikan pada Tahun 2005 tepatnya pada bulan Oktober, di Tambun Selatan, Bekasi. Skema terbaik dari 2 band sebelumnya, yakni Zhelot & Symphoni of Glory.

Seperti pada umumnya sebuah band yang erat dengan visi & misi, memantapkan untuk berani merekam beberapa karya lagu sendiri, hingga berhasil mengantarkan ke banyak gigs bergengsi baik lingkup dalam kota maupun luar kota, seperti Rembang, Mojokerto, Surabaya, dsb.

Periode 2009-2013 dihadapkan pada silih bergantinya personil, namun itu bukan suatu alasan untuk melunturkan produktifitas dan semangat untuk terus berkarya.

Penghujung 2014 kembali melangkah untuk masuk dapur rekaman, dan berhasil menghasilkan sebuah album EP dengan title Horror of Bestial. Seiring berjalannya waktu, kembali tak luput dari beberapa kali perubahan formasi hingga kembali silih berganti personil.

Pada line up yang saat ini berjalan, menghasilkan sebuah full demo / promo berisi 3 buah track yang berjudul Reborn, The Propaganda, dan Merah, Darah Luka. yang resmi dipublis September 2022 lalu, sebagai bekal untuk meneruskan eksistensi dan menjajaki perjalanan selanjutnya.

Single Reborn bercerita tentang before / after proses perjalanan hidup. Saat ini merasa seperti terlahir kembali dari 0, setelah sebelumnya selalu terbayang rasa bersalah di masa lalu, ketika sendiri, menyepi, sangat menakutkan bila diingat. Namun hidup harus terus berjalan, mindset harus dirubah, support system harus dibentuk, sehingga muncul motivasi diri untuk menjalani hidup lebih baik lagi, dengan penuh rasa syukur.

Untuk The Propaganda sendiri menceritakan tentang tokoh central di kalangan elit global yang jahat. yang memiliki pengaruh atas lapisan masyarakat, hanya dengan orasi. Mengajak, menghasut, makar, dengan meyakinkan khalayak untuk sama sama menyatukan tujuan, untuk revolusi. yakni merobohkan sistem lama, dan membangun sistem baru. di bawah kepemimpinan tokoh tersebut beserta orang-orang yang ia pilih. Karena tokoh tersebut meyakini bahwa konflik adalah satu-satunya cara untuk membuat manusia berkembang.

Sedangkan single Merah, Darah, Luka Bercerita tentang kegelisahan diri yang selalu mempertanyakan benar & salahnya suatu tindakan yang diperbuat. Naluri keji yg dimiliki menjadi bom waktu ketika tiba satu momen untuk bertindak atas kepuasan diri. Misi jahat pun dilancarkan, mengesampingkan moral dan kemanusiaan, hingga apatis terhadap konsekuensi murka tuhan. Ketika misi selesai, ia kembali pada kegelisahannya, menurutnya tindakan keji adalah benar, dan sempurna dari perencanaan.

Kedepannya Murder of Chucky akan fokus berkarya dan mempersiapkan full album berikutnya. Selain itu mereka juga sedang menggarap Video Clip dari salah satu lagu. 3 materi lagu demo ini akan menjadi salah satu peluru mereka untuk berkolaborasi dengan label, maupun Event Organizer baik gigs dalam kota maupun luar kota.

GIGS SQUAD

GIGS SQUAD

GIGSCORNER.com adalah media online independen yang mengulas informasi seputar musik dan lifestyle di Indonesia