Usix Band Angkat Tema Romansa di Single “Pupus Sudah” Dengan Nuansa Pop Jazz
Kabar gembira bagi para pecinta musik, khususnya jazz. Usix Band, grup pop jazz asal Bogor, telah resmi merilis single pertama mereka yang berjudul “Pupus Sudah”. Sesuai dengan judulnya, lagu ini mengisahkan tentang proses merelakan hubungan yang telah berakhir. Dengan lirik yang dalam namun tetap ringan dan mudah melekat di kepala, dipadukan dengan irama pop jazz yang lembut namun tetap asyik, single ini menghadirkan nuansa yang hangat sekaligus membuat candu sejak pertama kali didengar.
Melalui “Pupus Sudah”, Usix Band mengangkat tema romansa, khususnya tentang hubungan asmara yang telah usai. Namun pendengar tidak akan diajak larut dalam kesedihan. Sebaliknya, lagu ini justru menyampaikan pesan tentang keikhlasan dan penerimaan. Pada bait awal, liriknya menggambarkan seseorang yang pernah disakiti dan ditinggalkan oleh orang yang dicintainya. Ketika luka tersebut mulai sembuh dan kehidupan kembali berjalan, sosok yang pernah menyakitinya justru hadir kembali dan mengusik ketenangan yang sudah dibangun.
Memasuki bagian pre-chorus, konflik batin mulai terasa. Ada kebimbangan antara membuka kembali hati atau memilih untuk tetap melangkah maju. Namun seiring lagu berjalan, jawabannya semakin jelas. Pada bagian chorus, Usix Band menegaskan bahwa perasaan yang dulu pernah ada kini benar-benar telah pupus. Tidak ada lagi alasan untuk kembali pada hubungan yang hanya menyisakan luka.
Salah satu kekuatan utama “Pupus Sudah” terletak pada bagian reff-nya. Alunan nada yang sederhana namun kuat berpadu dengan lirik yang mudah dipahami, membuat bagian ini cepat menempel di ingatan dan spontan ingin dinyanyikan. Musik yang nyaman dan lirik yang jujur menjadi kombinasi yang membuat lagu ini terdengar adiktif tanpa terasa berlebihan.
Di balik nuansanya yang santai, lagu ini juga sarat makna dan motivasi. “Pupus Sudah” tidak hanya mengajak pendengarnya untuk merelakan masa lalu, tetapi juga mendorong untuk benar-benar move on dan membuka lembaran baru. Meski berangkat dari kisah asmara, makna lagu ini bisa ditafsirkan lebih luas, mulai dari kegagalan, kehilangan, hingga kenangan pahit di masa lalu. Intinya, pesan yang ingin disampaikan Usix Band sederhana namun kuat: relakan yang telah pergi, karena hidup harus terus berjalan.
Dari sisi musikalitas, identitas pop jazz Usix Band terasa konsisten sepanjang lagu. Alunan jazz yang lembut namun tetap groovy membuat “Pupus Sudah” cocok didengarkan dalam berbagai suasana, baik saat bersantai, menemani waktu nongkrong di kafe, maupun sebagai musik pengiring di acara-acara spesial seperti pesta pernikahan.
Sebagai single perdana, “Pupus Sudah” memiliki arti yang sangat penting bagi Usix Band. Setelah beberapa tahun meng-cover lagu-lagu populer dari berbagai genre yang diaransemen ulang dengan sentuhan jazz, Usix akhirnya memutuskan untuk fokus menghadirkan karya orisinal. Proses penciptaan lagu ini pun tidak singkat. Mulai dari penentuan tema, penulisan lirik, hingga penggarapan aransemen, Usix Band harus melalui berbagai revisi dan menghabiskan waktu berjam-jam di studio, bahkan hingga larut malam, demi menghasilkan karya yang matang dan layak dikenang.
Didirikan pada tahun 2020 di Bogor, Usix Band beranggotakan lima personel dengan peran masing-masing. Dina hadir sebagai vokalis sekaligus satu-satunya personel perempuan, Une mengisi posisi gitar, Johan sebagai drummer, dan Opo sebagai bassis. Dalam beberapa kesempatan, Usix juga menyesuaikan kebutuhan panggung dengan menambahkan instrumen seperti saxophone untuk memperkuat nuansa jazzy yang menjadi ciri khas mereka.
Kini, “Pupus Sudah” sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming digital seperti YouTube dan Spotify melalui akun resmi Usix Band. Kehadiran single ini menjadi warna baru di belantika musik Indonesia, khususnya di ranah pop jazz yang masih belum banyak digarap. Bagi pecinta jazz maupun pendengar musik secara umum, lagu ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang hangat, jujur, dan mudah dinikmati.
Jika kamu mencari lagu dengan irama santai namun penuh makna, “Pupus Sudah” layak masuk ke dalam playlist harianmu. Bersiaplah untuk ikut menjentikkan jari saat bagian reff mengalun, dan mungkin tanpa sadar memutarnya berulang kali karena terlalu nyaman untuk dilewatkan.

