Utakoe Angkat Isu Budaya dan Spiritualitas Di Single Perdananya “Asian Values”
Utakoe adalah proyek musik yang lahir dari semangat inovatif untuk mengeksplorasi dan menyatukan berbagai elemen musik yang beragam. Dengan misi menciptakan suara yang unik, Utakoe menggabungkan esensi Mixture Rock dengan nuansa kultur pop retro Jepang. Proyek ini dikemas dengan estetika yang kental akan kearifan lokal, memberikan pengalaman sonik yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga mendalam.
Di balik nama Utakoe, terdapat Aziel Amzi, seorang sarjana Desain Komunikasi Visual yang kini sedang menapaki karier sebagai sutradara, penulis naskah, dan komposer musik di industri film. Keberagaman latar belakangnya membentuk pendekatan yang unik dalam menciptakan musik, di mana dia tidak hanya fokus pada melodinya, tetapi juga pada pesan yang ingin disampaikan melalui karya-karyanya.
Single perdana Utakoe yang berjudul “Asian Values” dirilis pada 28 September 2024 dan kini dapat dinikmati di berbagai layanan streaming. Judul lagu ini mengisyaratkan tema yang mendalam, mencerminkan nilai-nilai kehidupan yang dianut oleh masyarakat Asia. Isu budaya dan spiritualitas menjadi sorotan utama dalam liriknya, di mana Aziel dengan cerdas menyampaikan komentar satir mengenai fenomena yang sering dialami. Dari sudut pandang seorang WNI, lagu ini menangkap rasa frustrasi ketika melihat pemerintah seolah abai terhadap tanggung jawab untuk menjaga alam dan kesejahteraan rakyat.
Menariknya, meskipun tema yang diusung terasa berat, Utakoe berhasil mengemasnya dengan cara yang kontras melalui musik Electronic Rock yang upbeat dan ceria, terinspirasi oleh gaya seniman seperti Porter Robinson. Kombinasi antara lirik yang reflektif dan melodi yang energik menciptakan dinamika yang membuat pendengar tidak hanya terhibur, tetapi juga merenungkan pesan yang disampaikan.
Dengan proyek ini, Utakoe mengajak pendengar untuk merasakan pengalaman musik yang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mengajak kita untuk memahami dan meresapi nilai-nilai kehidupan yang mendalam. Melalui pernikahan antara instrumen organik dan elemen digital, Aziel Amzi berhasil menciptakan suara yang segar dan relevan dengan kaidah pop konvensional, menjadikan Utakoe sebagai salah satu proyek musik yang patut diperhatikan di kancah musik Indonesia.
Utakoe bukan sekadar sebuah nama, tetapi sebuah pergerakan untuk menciptakan musik yang mencerminkan keberagaman budaya dan esensi kehidupan. Dalam dunia yang semakin homogen, keberadaan Utakoe memberikan harapan bahwa masih ada ruang untuk merayakan identitas dan nilai-nilai lokal melalui musik. Dengan harapan dan semangat yang tinggi, Utakoe siap mengukir jejaknya di industri musik, menghadirkan karya-karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menggugah kesadaran.

